RSS

Minggu, 26 Desember 2010


Bisnisku...

Rekognisi pertamaku di Hotel Atthaya Kendari dengan posisi 12 % (New Manager), kl tdk salah ingat itu terjadi dibulan Agustus 2009, trus seperti biasa waktu demi waktu terjalani kerja kantoran dan bisnisku, kemudian ditahun 2010 ternyata Oriflame Makassar mengadakan lagi Big OOM (Oriflame Opportunity Meeting) di Kendari, tepatnya dibulan November bertempat di Hotel Swiss Belt, waaah nggak nyangka bisa masuk juga di Hotel tersebut, yang biasanya cuma liat halaman parkirnya doang, pas acara rekognisi dapat giliran lagi dengan posisi 18 %, masih terbilang New Manager sih.

Ingin sekali ditutup tahun 2010 ini bisa dapat gelar baru sebagai "Senior Manager", semoga jadi kenyataan, Mohon RidhoMU ya Rabb.
Ingin sekali di tahun baru nanti bisa lebih banyak fokus ke bisnis dan bisa lebih banyak menemukan leader baru dan bisa meraih sukses bersama dalam bisnis, pastinya harus lebih bersemangat lagi nih.

Promosi on line dan off line harus lebih maksimal dan luangkan waktu yang lebih serius untuk bisnis disela sela waktu luang kesibukan kantor dan rehat di rumah, terlebih untuk promosi on line masih harus banyak belajar lagi.

Harus lebih perhatian pada anggota yang merupakan aset bisnisku, karena saya tidak akan bisa berkembang bila mereka juga tidak berkembang, duh ampun saya masih saja kurang sabar dalam hal ini padahal mereka sangat berarti dalam pengembangan grup bisnisku.

Semangat dan tekad yang kuat.

Selasa, 07 Desember 2010

Saya Adalah...


Berbicara tentang diri sendiri...

Adalah pribadi yang sederhana, berasal dari keluarga yang sederhana dan bersahaja, memiliki orang tua yang lebih mengedepankan pendidikan dibanding persiapan berupa harta benda yang kelak akan dijadikan warisan tuk anak2nya ketika mereka telah tiada nantinya. Mereka mengatakan bila warisan yang kami beri berupa pendidikan, tidak akan ada yang bisa mencurinya dari kalian.

Orang tua memberi nama yang cukup singkat NURTIEN, tapi lebih senang dipanggil dengan Tien, dan kemudian saya tambahkan Honey sebagai panggilan sayang tuk belahan jiwa yang Allah hadirkan untuk menemaniku mengarungi bahtera.

Setelah begitu banyak warna warni kehidupan terlalui, sampailah pada titik dimana Allah menginginkan diriku tuk lebih mencintaiNYA, karena kehidupan dunia ternyata agak membuatku bergeser walaupun sedikit termasuk keangkuhan dan kesombongan diri yang secara tak sadar agak menguasai, dan kemudian seiring waktupun kesadaran demi kesadaran, cinta demi cinta padaMU semakin ingin ku kejar tuk menebus semua yang pernah terlalui dimasa lalu.

Belajar menjadi "Wanita paling bahagia"
Belajar menanamkan keyakinan sepenuhnya hanya pada Allah
Belajar, belajar dan belajar menuju keridhaanMU

Mimpi yang ingin diwujudkan adalah memiliki kebebasan waktu dan financial, sehingga bisa lebih banyak waktu bersama keluarga dan bisa lebih banyak berbagi.

Dan insya Allah mimpi itu terwujud melalui Bisnisku
AMIN.

Rabu, 24 November 2010

Pemaaf


Kemarin malam saya melanjutkan bacaan kitab "RIYADHUS SHALIHIN perjalanan menuju taman surga" dan sampai pada hadits : Dari Abu Sufyan Shahr bin Harb ra, di dalam haditsnya yang panjang tentang cerita pertanyaan Heraklius kepadanya: "Apa saja yang diperintahkan oleh Nabi SAW kepada kamu?" Abu Sufyan berkata: "Nabi SAW bersabda: `Sembahlah Allah yang Maha Esa dan janganlah engkau menyekutukan apapun denganNYA, tinggalkanlah ajaran2 nenek moyangmu,` Beliau juga menyuruh kami untuk melaksanakan Sholat, jujur, PEMAAF dan menghubungkan sanak kerabat." (HR. Bukhari & Muslim)

Saya sangat tersentil dengan kata "Pemaaf", Ya Allah mana mungkin keinginanku untuk menjadi "Wanita paling bahagia dalam situasi apapun" dapat saya rasakan bila ternyata saya sangat sadar bahwa rasa kecewa dan sakit hati atas peristiwa yang lalu masih saja tersimpan rapi dan selalu hadir.

Padahal MAAF itu terlengkapi dengan melupakan, yang pasti maaf tidak akan punya arti bila tidak ada rasa Ikhlas, mana mungkin saya berharap orang lain melupakan dan memaafkan segala hal buruk yang telah terjadi sedang saya sendiri belum sepenuhnya melupakan dan memaafkan?

Semakin terbuka rasanya hati setelah mengikuti ta'lim tentang SABAR, yah masih tentang sabar, pelajaran hidup yang memang tak akan berhenti, padahal saya sangat tergoda dengan janji2 Allah untuk orang2 yang sabar, terimakasih untuk kesadaran yang lagi2 ENGKAU tambahkan di hatiku ya Rabb.

Sadar, mana mungkin bisa dikatakan sabar bila penyakit hati ini masih terpelihara, seharusnya sabar itukan menyerahkan segalanya kepadaMU, bahwa memang seperti itulah jalan yang memang harus terlalui untuk sampai pada derajat tertentu.

Di saat2 lemah saya menguatkan diri dengan menyadari bahwa masih terlalu banyak nikmat yang ENGKAU beri bahkan tak bisa terhitung dibanding masa2 sulit yang teralami yang baru saja ENGKAU berikan sebagai cobaan dalam hidupku, ENGKAU tidak pernah memutus harapan2 hambaMU, dan pastinya ENGKAU tak akan pernah terbebani dengan semua harapan baik yang ingin saya dapatkan dalam hidupku.

Mungkin kerinduanku yang pernah saya tulis masih disertai rasa tak nyaman di hati karena ada ganjalan masalah maaf, tapi moga2 kerinduan kali ini disertai hati yang penuh maaf, dan moga2 rasa kerinduan ini dariMU ya Rabb bukan dari godaan makhluk yang ENGKAU kutuk.

Selasa, 21 September 2010

Kerinduanku


Mengurai kerinduanku padamu dengan meletakkan hati dan pikiranku ke hal yang baik2 saja, berusaha menghalau perasaan dan pikiran buruk yang sesekali hadir menggoda, bukankah prasangka buruk adalah Dosa?

Aku ingin yang terurai hanyalah kisah yang indah2 saja, yah ... paling tidak tuk menambah rasa Syukur atas semua nikmatNYA yang memang tiada yang pantas aku dustakan walaupun itu sekedar kilas balik kehidupan.

Tapi aku sebenarnya tidak ingin terlalu hanyut pada kerinduanku padamu, karena aku ingin kerinduan ini lebih besar kepadaMU. Semakin ingin mengajak jiwa dan raga mengabdi tuk mengejar cintaMU, ingin belajar tuk tunduk dan patuh pada kehendakMU, bukankah bila telah mendapatkan cinta dariMU semua akan menjadi mudah bagiku?

Bila kerinduanku padamu kembali hadir, aku mohon izin dariMU agar kerinduan ini tidak membuatku lemah dan melupakanMU tapi justru harus lebih memacu diriku tuk kuat menjalani KESABARAN hari demi hari karena ENGKAU bersama orang2 yang sabar.

ENGKAULAH yang menulis hidup dan matiku, bahagia dan sedihku, jodoh dan takdirku, beri aku kekuatan tuk bisa menjalani semua kehendak yang telah ENGKAU tuliskan dengan tetap bersyukur, sabar dan ikhlas, serta bertawakkal kepadaMU.

Izinkanlah aku pula mengurai kerinduanku padaMU, karena aku mengejar cintaMU, karena pintuMU akan selalu terbuka untuk hamba2MU yang rindu ingin selalu berada dekatMU.

Walaupun aku harus akui karena memang tidak ada yang bisa aku sembunyikan dariMU, bahwa kerinduan akan pertolonganMU berawal dari teguranMU atas dosa2 kecilku yang menumpuk mungkin juga ada dosa besar yang terjalani, aduh... aku malu menguraikannya satu persatu, tutupilah aib itu Rabb di dunia maupun Akhirat kelak karena Engkau maha pengampun kepada hambaMU yang telah jujur mengakui segala khilaf dalam menjalani kehidupan.

Selasa, 17 Agustus 2010

Biarlah waktu yang menjawab


Kuajari hati dan ragaku tuk berlatih bersabar menunggu waktu berputar dan berganti, sabar tuk menanti tiba waktu yang telah ditentukan dan diatur olehNYA, tak perlulah bertanya kapan waktu itu akan tiba tapi biarlah ku jalani saja waktu demi waktu selagi nafas ini masih dipinjamkan olehNYA.

Kuajari mulut dan lidahku tuk bisu tak bertanya tentang "benarkah dia berkata itu, benarkah dia menunggu pemberianku, benarkah janji kehadirannya?"
Ah .... biarlah hanya sang pemilik waktu yang menentukan jawaban pertanyaan itu.

Kuajari pula Jantung ini tuk tidak berdesir halus saat mendengar namamu terucap, tapi kulatih jantung ini tuk bergetar saat asmaMU dikumandangkan, saat panggilan2 ibadah padaMU diperdengarkan.
Bukan, bukan karena tiada lagi rasa sayang itu padamu, tapi diriku lagi berlatih tuk belajar cinta kepada pemilik CINTA, belajar bagaimana kecintaanku padaNYA membawaku menemukan cinta dari makhluk ciptaanNYA.

Belajar tuk tidak menyimpan marah dan benci atas semua kecewa yang pernah hadir diperjalanan kebersamaan kita, karena suka dan sedih telah menjadi hal yang hanya pantas tuk disyukuri bagiku.

Sudah cukuplah yang kemarin kemarin itu menjadi pelajaran hidup yang sangat berharga tuk hidup selanjutnya, bahwa saya tak punya hak tuk berkehendak karena kehendak diri bukan kehendakNYA. Tak ingin lagi merasa kecewa karena meletakkan harapan pada makhlukMU, tapi hanya ingin meletakkan semua harapan padaMU.

Biarlah semua tanya mereka tentangmu kujawab dengan "senyum, Insya Allah, lihat saja nanti, belum tau, belum ada kabar dan semua ketidak tahuanku tentang hari esok hidupku" itulah misteri yang jawabannya telah dituliskan olehNYA dan bila tiba waktunya akan menjadi keajaiban hidup yang indah buatku. AMIN.

Kini tentang hatimu, kupasrahkan semua kepada Penjaga hati semua makhluk.

Jumat, 30 Juli 2010

Bahagia sejati hadir saat kuhadirkan diriMU


Berlalu sudah masa2 penuh kecewa, berganti dengan hari2 penuh damai karena telah menyadari semua telah ENGKAU atur sesuai kehendakMU yang pastinya bertujuan untuk kebaikan dan kebahagiaan hidup hambaMU.

Ah ... damainya berada dalam petunjukMU, mudah2an ini adalah keberhasilanku tuk naik peringkat/derajat, smoga.

Saya pun sangat sadar bahwa hati yang cenderung tuk berbuat kebaikan adalah karenaMU, tidak ada setitikpun yang bisa saya claim sebagai kehendak diri, semua milikMU yang Engkau pinjamkan untuk sementara dalam dunia yang sejatinya hanya fatamorgana.

Saya mohon Engkau tetapkan langkah diri tuk meniti jalan2 lurus yang penuh ridhoMU, memulai langkah dengan mohon petunjukMU dan istiqomah menjalani hingga akhir waktu yang telah Engkau tetapkan bagiku.

Ya Allah saya ingat saat datang padaMU dengan berurai air mata karena kecewa, karena hati yang terasa terhimpit masalah kehidupan, yang sempat berpikir tuk pergi dari hidup, betapa lemahnya saya saat itu hanya karena mengandalkan kemampuan diri yang begitu terbatas dalam memikirkan penyelesaian masalah.

Kemudian Engkau mengenalkan diriku dengan kebesaranMU lewat hamba2MU yang sholeh, lewat karya2 mereka yang Engkau titipkan ilmu untuk lebih mengenalMU, lewat hikmah yang kemudian saya temukan dalam cobaanMU, kini tiada lagi yang perlu saya sesali malah justru semua menjadikan diri penuh rasa syukur.

Betapa kecilnya masalah yang saya hadapi setelah menyadari begitu tak terhingga kasih sayang yang KAU miliki, begitu tak terhingga HARAPAN yang KAU miliki sehingga sangat bodoh rasanya bila sampai diri kehilangan harapan.

Hanya RAHMAT dariMU yang kuharapkan tuk hidup dan kehidupanku kini, hanya dengan mencintaiMU maka cinta makhlukMU kan saya dapatkan juga.

Terimakasih ya Allah tuk cobaan yang Engkau berikan yang kurasakan berujung MANIS, berujung pada indahnya rasa CINTAMU pada hamba2MU yang merindukan pertolonganMU.

Mungkin sekarang saya cenderung menjadi pribadi yang mudah terharu, mudah meneteskan air mata, saat mendengar ayat2MU, mengingat semua keraguan hati atas kuasaMU, mengingat semua khilaf diri dan dosa yang kubuat yang telah banyak menyakiti orang2 terkasih yang Engkau hadirkan dalam hidupku, tidak bersyukurnya diriku bila mengingat semuanya.

Berikanlah maaf yang sebesar besarnya untukku YA ALLAH, hingga kesadaran diri akan selamanya ada dan tak pergi dan hilang lagi dari kehidupanku.

Kamis, 10 Juni 2010

Izinkan ku berlari mendekatiMU


Jadi ingat kata pa' Udztad, "Biarlah Allah membakar dgn segala cobaan hidup di dunia hingga hangus sehangus hangusnya" dlm artian biarlah dosa yang kita perbuat mendapat ganjarannya di dunia berupa cobaan dan ujian untuk kemudian membuat kita kembali kepada Allah dan meyakini bahwa dengan cobaan dan ujian itu bertujuan untuk menaikkan derajat kita setinggi tingginya.

Syukur, Sabar, Ridho, Ikhlas adalah kata-kata yang sungguh untuk mencapai hal itu dibutuhkan perjuangan, dan untuk meyakini bahwa semua yang terjadi dalam kehidupan adalah tiada lain atas kehendakNYA itupun butuh perjuangan untuk memantapkan HATI tuk meyakini, dimana dulunya selalu saja yang teringat pertama kali adalah selain Allah, saat sakitpun yang teringat adalah obat, dokter, alternatif dan apalah istilah lainnya.

Ya Allah izinkan kini ku berlari mendekatiMU, ajari hati ini untuk kembali hanya padaMU karena ENGKAU lah sebaik baik tempat kembali, ajari hatiku untuk penuh keyakinan akan Rahmat dan Kuasa yang ENGKAU miliki, izinkan aku menempuh jalan jalan ibadah yang ENGKAU ajarkan melalui perantara RasulMU untuk berharap Rahmat dan RidhoMU, beri kemudahan untukku memahami dan memetik hikmah dibalik setiap kehendakMU dan beri aku kekuatan untuk menjadi hambaMU yang lulus dalam cobaan dan ujian hidup.

Aku belajar meyakini akan kekuatan DOA, aku belajar meyakini akan kekuatan IBADAH, aku belajar meyakini dan menjadikan SABAR DAN SHOLAT SEBAGAI PENOLONGKU, aku belajar meyakini bahwa ALLAh beserta orang-orang yang sabar, intinya aku hanya ingin menanamkan keyakinanku pada ALLAH semata, aku hanya ingin menjadikan diriku BIASA menempuh jalan2 ibadah untuk lebih dekat denganMU.

Alhamdulillah Hati sudah terasa lapang tapi kadang sisi perempuanku masih membuatku menangis, tapi jadi ingat lagi kata Udztad puaskanlah tangisanmu disujudmu pada ALLAH, yah aku puaskan tangisanku di Dzikir dan doaku, aku puaskan tangisanku hanya di hadapan Allah.

Masih kata Udztad, seberat apapun cobaan yang Allah berikan, suka ataupun tidak suka, marah pada Allah tidak akan mengubah ketetapan Allah, maka kita hanya bisa menerimanya dengan Sabar, Ikhlas, Ridho, dan Allah maha mengetahui apa yang kita tidak ketahui, dan kembalikan semuanya kepada Allah, begitulah cara Allah untuk menaikkan derajat hambanya ke tingkat yang lebih tinggi.

Rabu, 14 April 2010

Bahtera Kita


Waktu berkunjung ke tempatmu, aku tau kemarahanmu seperti ingin menghapus tentang diriku dihatimu, kamu selalu berpaling tuk tidak melihat ke wajahku, tapi dalam perjalanan ke sana tak terpikir bahwa kemarahan itu begitu sangat besar.

Tapi aku tak ingin kemarahan itu membuat hancur semua karunia kebersamaan kita, sadarlah kebersamaan kita adalah kehendak yang KUASA, kita tak pernah menyangka kan bahwa kita akan bersama mengarungi bahtera, walaupun kemudian ada badai, janganlah badai itu membuat bahtera kita karam.

Kebersamaan kita diawali dengan CINTA yang aku yakini betul bahwa rasa Cinta itu adalah kehendak Allah yang memang mengaturnya seperti itu. Jangan jangan katakan ini berakhir, aku ingin bertahan dan mempertahankan walaupun kau bertanya "mengapa aku menjadi orang yg lemah seperti ini?" tapi menurutku disaat inilah aku jadi kuat karena mempertahankan apa yang memang harus kupertahankan.

Jangan katakan aku tidak bisa berubah, aku mau berubah ke arah yang lebih baik, aku tau kamu belum bisa percaya bahwa aku memang akan berubah, tapi seiring waktu semua akan terlihat.

Setelah kembali dari tempatmu yang ada padaku adalah PASRAH, PASRAH dan PASRAH, tiada yang bisa menolongku tuk melunakkan Hatimu selain ALLAH dan hanya ALLAH saja, sekali lagi hanya ALLAH saja yang bisa membalikkan Hatimu.

Kini aku ingin mencintaimu sepenuh hatiku, tak ingin lagi membuatmu kecewa dengan sikap dan perkataanku yang selalu ingin menang dan benar sendiri, aku ingin mencintaimu karena Allah dalam arti dirimu adalah titipan Allah yang wajib aku jaga, aku ingin mencintaimu karena engkau adalah salah satu dari anugerah terbaik yang Allah beri dan lagi2 aku wajib menjaganya dan pastinya mensyukuri dengan makna Syukur yang sebenarnya, bukan syukur yang hanya sebatas kata seperti yang dulu.

Dan semua harapan indah yang akan kita gapai dalam kebersamaan kita hingga akhir waktu, tentunya dengan BIMBINGAN YANG KUASA.

Selasa, 06 April 2010

Terimakasih telah membuatku Kembali


Akhirnya aku ingin kembali .........

Butuh waktu cukup lama tuk mencoba memahami dan menyadari yang kemudian mengakui bahwa ternyata selama ini berada dalam kesalahan2 kecil yang tersimpan terus menerus dan akhirnya menumpuk dan akhirnya hampir mengambilmu dari sisiku.

Engkau memang MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG YA ALLAH, walaupun kasih sayangMU bentuknya berupa cobaan yang juga membuat HATIKU seperti tak punya kekuatan selain perasaan sedih dan semua pertanyaan mengapa ini terjadi padaku ???

Walaupun cobaan itu seperti membuatku ingin pergi saja dari hidup karena terlampau menguras energi, dan seperti menghilangkan semua kekuatan diri yang biasanya aku tunjukkan berupa perkataan SYUKUR, SABAR dan TABAH, beberapa kata yang menggambarkan kekuatan diriku tapi ternyata selama ini aku salah, aku belum memilki sifat2 itu.

Ternyata dari cobaanMU itulah yang tenyata ENGKAU ingin membuatku kembali dan betul2 menyadari aku tak punya kekuatan selain dariMU. Betul2 aku tak berdaya tanpa pertolonganMU dan kuasaMU. Aq pasrah dalam DOA-DOA dan kalimat puji2an untukMU, kehendakMU lah yang akan terjadi.

Aku pasrah dalam pengakuan segala dosa dan kesalahan selama ini, kesadaran itulah yang membuatku tak mampu tuk menahan air mataku jatuh sesukanya. Dan kemudian jawabanMU atas Doa-Doa dan kepasrahanku adalah BAHAGIA karena telah diberi maaf dan kesempatan tuk menjadi baik, air mataku pun aku biarkan jatuh sesukanya krn tak bisa tertahan lagi.

YA ALLAH bimbing Hati kami tuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang ENGKAU berikan, bimbing Hati kami tuk selalu dekat dengan kesabaran, bimbing kami tuk selalu berjalan di jalan yang ENGKAU ridhoi, AMIN.