RSS

Kamis, 10 Juni 2010

Izinkan ku berlari mendekatiMU


Jadi ingat kata pa' Udztad, "Biarlah Allah membakar dgn segala cobaan hidup di dunia hingga hangus sehangus hangusnya" dlm artian biarlah dosa yang kita perbuat mendapat ganjarannya di dunia berupa cobaan dan ujian untuk kemudian membuat kita kembali kepada Allah dan meyakini bahwa dengan cobaan dan ujian itu bertujuan untuk menaikkan derajat kita setinggi tingginya.

Syukur, Sabar, Ridho, Ikhlas adalah kata-kata yang sungguh untuk mencapai hal itu dibutuhkan perjuangan, dan untuk meyakini bahwa semua yang terjadi dalam kehidupan adalah tiada lain atas kehendakNYA itupun butuh perjuangan untuk memantapkan HATI tuk meyakini, dimana dulunya selalu saja yang teringat pertama kali adalah selain Allah, saat sakitpun yang teringat adalah obat, dokter, alternatif dan apalah istilah lainnya.

Ya Allah izinkan kini ku berlari mendekatiMU, ajari hati ini untuk kembali hanya padaMU karena ENGKAU lah sebaik baik tempat kembali, ajari hatiku untuk penuh keyakinan akan Rahmat dan Kuasa yang ENGKAU miliki, izinkan aku menempuh jalan jalan ibadah yang ENGKAU ajarkan melalui perantara RasulMU untuk berharap Rahmat dan RidhoMU, beri kemudahan untukku memahami dan memetik hikmah dibalik setiap kehendakMU dan beri aku kekuatan untuk menjadi hambaMU yang lulus dalam cobaan dan ujian hidup.

Aku belajar meyakini akan kekuatan DOA, aku belajar meyakini akan kekuatan IBADAH, aku belajar meyakini dan menjadikan SABAR DAN SHOLAT SEBAGAI PENOLONGKU, aku belajar meyakini bahwa ALLAh beserta orang-orang yang sabar, intinya aku hanya ingin menanamkan keyakinanku pada ALLAH semata, aku hanya ingin menjadikan diriku BIASA menempuh jalan2 ibadah untuk lebih dekat denganMU.

Alhamdulillah Hati sudah terasa lapang tapi kadang sisi perempuanku masih membuatku menangis, tapi jadi ingat lagi kata Udztad puaskanlah tangisanmu disujudmu pada ALLAH, yah aku puaskan tangisanku di Dzikir dan doaku, aku puaskan tangisanku hanya di hadapan Allah.

Masih kata Udztad, seberat apapun cobaan yang Allah berikan, suka ataupun tidak suka, marah pada Allah tidak akan mengubah ketetapan Allah, maka kita hanya bisa menerimanya dengan Sabar, Ikhlas, Ridho, dan Allah maha mengetahui apa yang kita tidak ketahui, dan kembalikan semuanya kepada Allah, begitulah cara Allah untuk menaikkan derajat hambanya ke tingkat yang lebih tinggi.