RSS

Jumat, 30 Juli 2010

Bahagia sejati hadir saat kuhadirkan diriMU


Berlalu sudah masa2 penuh kecewa, berganti dengan hari2 penuh damai karena telah menyadari semua telah ENGKAU atur sesuai kehendakMU yang pastinya bertujuan untuk kebaikan dan kebahagiaan hidup hambaMU.

Ah ... damainya berada dalam petunjukMU, mudah2an ini adalah keberhasilanku tuk naik peringkat/derajat, smoga.

Saya pun sangat sadar bahwa hati yang cenderung tuk berbuat kebaikan adalah karenaMU, tidak ada setitikpun yang bisa saya claim sebagai kehendak diri, semua milikMU yang Engkau pinjamkan untuk sementara dalam dunia yang sejatinya hanya fatamorgana.

Saya mohon Engkau tetapkan langkah diri tuk meniti jalan2 lurus yang penuh ridhoMU, memulai langkah dengan mohon petunjukMU dan istiqomah menjalani hingga akhir waktu yang telah Engkau tetapkan bagiku.

Ya Allah saya ingat saat datang padaMU dengan berurai air mata karena kecewa, karena hati yang terasa terhimpit masalah kehidupan, yang sempat berpikir tuk pergi dari hidup, betapa lemahnya saya saat itu hanya karena mengandalkan kemampuan diri yang begitu terbatas dalam memikirkan penyelesaian masalah.

Kemudian Engkau mengenalkan diriku dengan kebesaranMU lewat hamba2MU yang sholeh, lewat karya2 mereka yang Engkau titipkan ilmu untuk lebih mengenalMU, lewat hikmah yang kemudian saya temukan dalam cobaanMU, kini tiada lagi yang perlu saya sesali malah justru semua menjadikan diri penuh rasa syukur.

Betapa kecilnya masalah yang saya hadapi setelah menyadari begitu tak terhingga kasih sayang yang KAU miliki, begitu tak terhingga HARAPAN yang KAU miliki sehingga sangat bodoh rasanya bila sampai diri kehilangan harapan.

Hanya RAHMAT dariMU yang kuharapkan tuk hidup dan kehidupanku kini, hanya dengan mencintaiMU maka cinta makhlukMU kan saya dapatkan juga.

Terimakasih ya Allah tuk cobaan yang Engkau berikan yang kurasakan berujung MANIS, berujung pada indahnya rasa CINTAMU pada hamba2MU yang merindukan pertolonganMU.

Mungkin sekarang saya cenderung menjadi pribadi yang mudah terharu, mudah meneteskan air mata, saat mendengar ayat2MU, mengingat semua keraguan hati atas kuasaMU, mengingat semua khilaf diri dan dosa yang kubuat yang telah banyak menyakiti orang2 terkasih yang Engkau hadirkan dalam hidupku, tidak bersyukurnya diriku bila mengingat semuanya.

Berikanlah maaf yang sebesar besarnya untukku YA ALLAH, hingga kesadaran diri akan selamanya ada dan tak pergi dan hilang lagi dari kehidupanku.